- Oleh Administrator
- - Nov 30, 2025
- - Berita
NTB Dorong Penggantian Kendaraan Dinas BBM ke Listrik, Dukung Transisi Energi dan Tekan Emisi Karbon
Mataram, 21 November 2025 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Sumber Daya Manusia (SDM) menyatakan komitmennya untuk mendorong penggantian kendaraan dinas operasional berbahan bakar minyak (BBM) dengan kendaraan listrik. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung program pemerintah pusat terkait transisi energi dan pengurangan emisi karbon.
Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB, Niken Arumdati, dalam keterangannya pada Jumat (21/11/2025), menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan persiapan untuk merealisasikan program tersebut.
“Berdasarkan hasil kajian, salah satu sektor penyumbang emisi gas rumah kaca paling besar adalah sektor transportasi. Oleh karena itu, untuk memitigasinya, kita harus beralih ke kendaraan listrik,” ujar Niken.
Inisiatif ini, menurutnya, sejalan dengan visi NTB sebagai provinsi yang ramah lingkungan dan target NTB untuk mencapai bebas emisi karbon pada tahun 2050. Selain dampak positif bagi lingkungan, penggunaan kendaraan listrik juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap subsidi energi dan menekan biaya operasional kendaraan dinas dalam jangka panjang.
Untuk mendukung kelancaran program ini, Niken menekankan perlunya penambahan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Saat ini, SPKLU di NTB baru tersedia di lingkungan Dinas ESDM dan Dinas Perhubungan Provinsi NTB.
“Ke depan, tentu perlu ada penambahan SPKLU untuk memudahkan pengisian ulang kendaraan listrik,” tambahnya.
Niken juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi intensif dengan instansi terkait lainnya, sesuai arahan pemerintah pusat, untuk menyelaraskan langkah-langkah implementasi. Program penggantian kendaraan listrik ini merupakan kebijakan pemerintah pusat yang akan diterapkan secara serentak di seluruh provinsi di Indonesia.
Sebagai langkah awal transisi energi, NTB tidak sepenuhnya baru. Niken menginformasikan bahwa pada tahun 2024, Provinsi NTB pernah menyelenggarakan pelatihan konversi sepeda motor BBM ke motor listrik di SMK Negeri 3 Mataram.
Sementara itu, di lingkungan Dinas ESDM Provinsi NTB sendiri, transisi telah dimulai. Untuk kebutuhan dinas, ESDM NTB telah memiliki satu unit kendaraan listrik yang digunakan untuk operasional. Bahkan, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinasnya telah menggunakan kendaraan motor listrik pribadi.
“Kami berharap langkah-langkah awal ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat luas untuk mulai beralih ke teknologi kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan dan efisien,” pungkas Niken.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah, transisi energi di sektor transportasi NTB diharapkan dapat berjalan lancar, berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, dan mewujudkan NTB yang hijau dan berkelanjutan.
Penulis: Yudi Sutowibowo
Dokumentasi: ESDM NTB
Redaktur: Niken Arumdati
Artikel ini dapat disiarkan ulang dengan mencantumkan sumber: desdm.ntbprov.go.id
Artikel Terpopuler
1
Perizinan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara Pasca Terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020
13 Agu 2020 / 25909x dilihat
2
3
Pembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
02 Nov 2020 / 6818x dilihat
4
Pemanfaatan Energi Terbarukan Melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop
01 Des 2020 / 6159x dilihat
5
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha Pertambangan di Kabupaten Lombok Timur
23 Feb 2021 / 3096x dilihat
Artikel Lainnya
Lihat SemuaPembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
oleh Administrator / 02 Nov 2020
