- Oleh Administrator
- - Mar 05, 2024
- - Berita
Melangkah Menuju Keberlanjutan, ESDM NTB Adakan Diskusi Progres Proyek Biomassa
Pemerintah Nusa Tenggara Barat telah menunjukkan komitmen yang kokoh untuk menjadi pelopor dalam mempercepat transisi energi melalui pemanfaatan sumber daya yang lebih berkelanjutan. Dengan bauran energi yang semakin mengandalkan sumber energi terbarukan, NTB telah menetapkan landasan yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Menurut laporan resmi dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB, bauran energi terbarukan di wilayah ini telah mencapai tingkat yang mengesankan pada tahun terakhir. Pada tahun 2023, bauran energi terbarukan NTB mencapai 22,43 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 19 persen. Angka ini menunjukkan komitmen dan kerja keras pemerintah dan masyarakat NTB dalam mengadopsi sumber energi bersih.
Langkah penting dalam mempercepat transisi energi di NTB adalah investasi yang signifikan dalam infrastruktur energi terbarukan. Untuk itu Dinas ESDM NTB mengadakan rapat bersama BUMD PT. GNE, Kaltimex, PGN, PT. SMI dan Pemerintah Denmark yang bertujuan penyampaian Progress Proyek Biomassa di NTB Kamis (29/2).
Proyek biomassa yang sedang berjalan di NTB, seperti pabrik bio CNG di Lembar, Lombok Barat, pabrik biogas bantuan Denmark di Lombok Barat, dan pabrik woodchip untuk cofiring PLTU di Sumbawa Barat, merupakan inisiatif yang penting dalam upaya mencapai berbagai tujuan pembangunan, termasuk dalam bidang energi dan lingkungan telah menjadi prioritas bagi pemerintah daerah. Ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada energi fosil, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Kepala Dinas ESDM NTB H. Sahdan ST,MT menjelaskan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat telah menjadi kunci dalam mencapai progres yang signifikan dalam transisi energi di NTB. Selain itu, kerjasama dengan lembaga-lembaga penelitian dan pendidikan juga telah mempercepat pengembangan teknologi dan inovasi dalam sektor energi terbarukan.
Lebih lanjut Sahdan menjelaskan Langkah-langkah yang diambil untuk mempercepat transisi energi di NTB tidak hanya memiliki manfaat ekonomi, tetapi juga manfaat lingkungan yang signifikan. Dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan penggunaan sumber energi bersih, NTB telah berkontribusi pada upaya global dalam memerangi perubahan iklim dan melindungi lingkungan.
Selain itu Sekretaris Dinas ESDM Provinsi NTB, Niken Arumdati, ST, M.Sc. yang turut serta mendampingi menambahkan pencapaian NTB ini patut diapresiasi, masih ada tantangan yang perlu dihadapi dalam perjalanan menuju transisi energi yang sepenuhnya berkelanjutan. Tantangan seperti infrastruktur yang belum matang, kebutuhan akan regulasi yang mendukung (enabling environment), dan pendanaan yang cukup tetap menjadi fokus dalam agenda kebijakan pemerintah NTB.
Namun demikian menurut Niken dengan komitmen yang teguh dan kolaborasi yang berkelanjutan antara semua pemangku kepentingan, NTB berada pada jalur yang tepat untuk menjadi model dalam transisi energi di Indonesia. Keberhasilan NTB dalam meningkatkan bauran energi terbarukan dan mempercepat proses transisi energi memberikan inspirasi dan pelajaran berharga bagi daerah-daerah lain yang berupaya mencapai keberlanjutan energi dan lingkungan. (ysppid)
Artikel Terpopuler
1
Perizinan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara Pasca Terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020
13 Agu 2020 / 26159x dilihat
2
3
Pembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
02 Nov 2020 / 6965x dilihat
4
Pemanfaatan Energi Terbarukan Melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop
01 Des 2020 / 6221x dilihat
5
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha Pertambangan di Kabupaten Lombok Timur
23 Feb 2021 / 3115x dilihat
Artikel Lainnya
Lihat SemuaPembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
oleh Administrator / 02 Nov 2020
