DESDM NTB

Forum Energi Daerah NTB Bahas Pendanaan Hijau untuk Percepatan Transisi Energi

Dalam rangka mempercepat transisi energi dan mendukung pertumbuhan hijau di Indonesia, Global Green Growth Institute (GGGI) bekerja sama dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB menggelar serangkaian Forum Energi Daerah NTB. Forum ini bertujuan untuk memperkuat skema permodalan dan pembiayaan hijau di tingkat daerah, sebagai bagian dari upaya mendukung program Renewable Energy Accelerated Transition (RE-ACT) yang digagas untuk mempercepat penerapan energi terbarukan secara lebih luas di Indonesia.

Forum yang dihadiri oleh berbagai stakeholder ini menghadirkan diskusi penting mengenai tantangan dan peluang dalam transisi energi, khususnya dalam konteks pembangunan berkelanjutan yang melibatkan pembiayaan hijau. Melalui forum ini, diharapkan akan terbentuk kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, serta sektor swasta untuk mendorong pertumbuhan energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Sebagai tindak lanjut dari forum tersebut, audiensi antara GGGI, Dinas ESDM NTB, dan Sekretariat Daerah (Setda) NTB dilaksanakan pada Selasa, 19 November 2024, di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi NTB. Pertemuan ini fokus pada pembahasan konsep dan struktur pendanaan hijau yang inovatif, yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas lembaga pembiayaan daerah dalam mendukung proyek-proyek energi hijau. Audiensi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan mekanisme pembiayaan yang lebih efisien, sehingga dapat memaksimalkan potensi energi terbarukan di NTB.

Audiensi tersebut menghasilkan sejumlah langkah strategis yang akan dijalankan untuk mendukung penguatan pendanaan hijau di NTB. Pertama, GGGI bersama Dinas ESDM NTB akan melakukan inventarisasi dan identifikasi proyek-proyek energi hijau yang berpotensi dibiayai melalui skema obligasi daerah atau SUKUK. Proyek-proyek ini mencakup berbagai inisiatif energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap transisi energi di NTB serta mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.

Pendanaan ini diharapkan tidak hanya mendorong perkembangan infrastruktur energi hijau, tetapi juga memberi dampak positif terhadap perekonomian lokal dengan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya identifikasi proyek yang jelas dan terukur, maka pembiayaan dapat lebih terarah dan tepat sasaran.

Langkah selanjutnya adalah pendampingan Bank NTB Syariah dalam mempersiapkan penerbitan SUKUK sebagai salah satu mekanisme pembiayaan hijau yang inovatif. GGGI akan bekerja sama dengan Bank NTB Syariah untuk memastikan proses penerbitan SUKUK dapat berjalan lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, serta mendukung pembiayaan proyek-proyek hijau secara optimal. Melalui pendampingan ini, Bank NTB Syariah diharapkan bisa memperkuat perannya sebagai lembaga pembiayaan yang berfokus pada pendanaan berkelanjutan, mendukung pengembangan sektor energi terbarukan, dan memberi contoh bagi lembaga keuangan lain di daerah.

Langkah-langkah strategis yang telah disusun ini menjadi dasar penting dalam mewujudkan visi NTB sebagai pelopor pembangunan hijau di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi yang solid antara pemerintah, sektor keuangan, dan pihak swasta, NTB dapat memanfaatkan potensi energi terbarukan secara maksimal, mempercepat transisi energi, serta menciptakan ekosistem yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Melalui pendanaan hijau yang terstruktur dan inovatif, diharapkan NTB dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan energi yang berbasis pada keberlanjutan. Dengan fokus pada pembiayaan yang mendukung proyek-proyek hijau, NTB diharapkan dapat mempercepat implementasi transisi energi yang terarah dan inklusif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Dengan komitmen ini, NTB tidak hanya akan memajukan sektor energi terbarukan, tetapi juga akan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, serta mempercepat pencapaian target-target pembangunan berkelanjutan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

Penulis: Yudi Sutowibowo
Redaktur: Niken Arumdati

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan/atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber: desdm.ntbprov.go.id


Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang mempunyai tugas pokok melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, kewenangan dekonsentrasi dan pembantuan dalam bidang Energi dan Sumber Daya Mineral di Provinsi NTB.


NTB Prov.

KONTAK KAMI

Jl. Majapahit No.40, Kekalik Jaya, Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83010

(0370) 621356
Copyright 2026. Dinas ESDM NTB.