- Oleh Administrator
- - Jun 14, 2024
- - Berita
ESDM NTB dan Yayasan Penabulu Dorong Keterlibatan Perempuan dan Kelompok Rentan dalam Transisi Energi Berkeadilan
Melalui proyek Women and Vulnerable Group Benefited and Lead on Transformative and Just Energy Transition in Indonesia (WE for JET), Yayasan Penabulu berupaya mendorong keterlibatan perempuan, disabilitas, dan kelompok rentan lainnya dalam transisi energi berkeadilan di Indonesia. Proyek ini menargetkan pada tahun 2028, perempuan dan kelompok disabilitas dapat memperoleh manfaat serta berperan aktif dalam proses transisi energi yang adil, transformatif, dan berkelanjutan.
Sebagai langkah awal, Yayasan Penabulu menggelar Kegiatan Seri Peningkatan Kapasitas Kedua Forum Multi Pihak di Nusa Tenggara Barat. Acara ini bertajuk “Urgensi Pencapaian Target NZE dengan Pendekatan GEDSI Melalui Penguatan Forum Multi Pihak”, yang diadakan di Hotel Puri Saron Senggigi pada Kamis, 13 Juni 2024.
Forum ini bertujuan untuk membahas pentingnya mencapai target Net Zero Emission (NZE) dengan pendekatan Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) serta penguatan forum multi pihak.
Dalam acara tersebut, Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, Niken Arumdati, menyampaikan beberapa poin penting sebagai narasumber:
1. Regulasi Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan Pendekatan GEDSI : Pemprov NTB menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki regulasi pengembangan EBT dengan pendekatan GEDSI.
2. Peraturan Gubernur No. 13 Tahun 2024 tentang Pengembangan NTB Energi Hijau : Pergub ini mengatur dukungan Pemprov NTB untuk pengembangan instalasi EBT, baik untuk listrik maupun non-listrik. Selain itu, regulasi ini juga mencakup pemberian insentif dan disinsentif bagi pelaku usaha yang berinvestasi di sektor EBT.
3. Detil Implementasi dan Petunjuk Teknis : Niken menekankan pentingnya detil implementasi dalam bentuk petunjuk teknis (Juknis), terutama mengenai peran individu maupun kelembagaan dari kelompok perempuan dan disabilitas. Hal ini diperlukan agar pelaksanaan transisi energi di NTB dapat berjalan dengan adil dan inklusif.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kelompok perempuan dan disabilitas di NTB, dengan harapan bahwa forum multi pihak ini dapat memperkuat kolaborasi dan memastikan bahwa transisi energi berkeadilan di NTB dapat terwujud secara efektif.(ysppid)
Artikel Terpopuler
1
Perizinan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara Pasca Terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020
13 Agu 2020 / 26159x dilihat
2
3
Pembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
02 Nov 2020 / 6965x dilihat
4
Pemanfaatan Energi Terbarukan Melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop
01 Des 2020 / 6221x dilihat
5
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha Pertambangan di Kabupaten Lombok Timur
23 Feb 2021 / 3115x dilihat
Artikel Lainnya
Lihat SemuaPembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
oleh Administrator / 02 Nov 2020
