- Oleh Administrator
- - Jul 02, 2025
- - Berita
Dinas ESDM NTB Terima Kunjungan Tim Peneliti UGM untuk Penyusunan Masterplan Ketenagalistrikan
Mataram - Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nusa Tenggara Barat, Niken Arumdati, menerima kunjungan tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fakultas Teknik – Pusat Kajian Lembaga Kajian Fakultas Teknik (LKFT) di kantor Dinas ESDM NTB, Selasa (1/7).
Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka kegiatan penyusunan Masterplan Ketenagalistrikan untuk Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara. Tim LKFT UGM yang bekerja sama dengan PT PLN (Persero) melakukan serangkaian kegiatan berupa in-depth interview dan group discussion dengan fokus pada perencanaan pengembangan sistem kelistrikan di wilayah Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.
"Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya penyusunan rencana induk ketenagalistrikan yang komprehensif untuk wilayah timur Indonesia," ungkap Niken Arumdati dalam sambutan pembukaan acara.
Penelitian ini memiliki lima tujuan strategis yang akan memberikan landasan kuat bagi pengembangan sektor ketenagalistrikan di kawasan timur Indonesia:
Pertama, mengidentifikasi potensi energi primer dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan yang tersedia di wilayah penelitian. Hal ini mencakup pemetaan sumber daya energi terbarukan maupun konvensional yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Kedua, mengidentifikasi regulasi dan kebijakan terkait energi primer dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan. Aspek regulasi menjadi kunci dalam memastikan pembangunan infrastruktur energi dapat berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Ketiga, menyusun proyeksi pertumbuhan kebutuhan listrik di Nusa Tenggara Barat. Proyeksi ini akan menjadi dasar dalam perencanaan kapasitas pembangkit dan jaringan transmisi yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masa depan.
Keempat, mengkaji risiko teknis, sosial, ekonomi, dan hukum dalam pengembangan ketenagalistrikan. Analisis risiko komprehensif ini penting untuk mengantisipasi berbagai tantangan yang mungkin muncul dalam implementasi proyek-proyek ketenagalistrikan.
Kelima, memetakan persepsi masyarakat dan potensi konflik sosial atas pembangunan infrastruktur energi. Aspek sosial kemasyarakatan menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan untuk memastikan penerimaan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur energi.
Kunjungan ini menandai dimulainya kolaborasi strategis antara dunia akademik, pemerintah daerah, dan BUMN dalam menyusun rencana pengembangan ketenagalistrikan yang berkelanjutan. Melalui pendekatan multidisipliner dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan masterplan yang dihasilkan dapat menjadi acuan yang komprehensif dan aplikatif.
Data dan informasi yang dikumpulkan dari kegiatan ini akan menjadi input berharga bagi penyusunan kebijakan energi yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Dengan demikian, pengembangan sektor ketenagalistrikan di wilayah timur Indonesia dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Penulis: Yudi Sutowibowo
Dokumentasi: Dinas ESDM NTB
Redaktur: Niken Arumdati
Artikel ini dapat disiarkan ulang dengan mencantumkan sumber esdm.ntbprov.go.id.
Artikel Terpopuler
1
Perizinan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara Pasca Terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020
13 Agu 2020 / 26159x dilihat
2
3
Pembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
02 Nov 2020 / 6965x dilihat
4
Pemanfaatan Energi Terbarukan Melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop
01 Des 2020 / 6221x dilihat
5
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha Pertambangan di Kabupaten Lombok Timur
23 Feb 2021 / 3114x dilihat
Artikel Lainnya
Lihat SemuaPembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
oleh Administrator / 02 Nov 2020
