- Oleh Administrator
- - Jun 07, 2024
- - Berita
Dinas ESDM NTB Gelar Bimtek dan Sosialisasi Implementasi Perizinan Berbasis Risiko
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Cabang Dinas ESDM Wilayah Pulau Sumbawa, bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB serta DPMPTSP Kabupaten Sumbawa Barat, menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi implementasi perizinan berbasis risiko bagi pelaku usaha. Acara ini mengusung tema "Usaha Jasa Pertambangan" dan dihadiri oleh para pelaku usaha pertambangan serta pelaku usaha jasa pertambangan dari berbagai perusahaan yang beroperasi di kawasan PT. Amman Mineral dan Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (6/6) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai prosedur dan mekanisme perizinan berbasis risiko yang baru, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses perizinan usaha jasa pertambangan. Para peserta mendapatkan penjelasan langsung dari para ahli dan pejabat terkait mengenai pentingnya implementasi sistem perizinan berbasis risiko ini dalam mendukung kelancaran operasional usaha serta meminimalisir risiko yang mungkin terjadi di sektor pertambangan.
Kepala Cabang Dinas ESDM Kabupaten Sumbawa Nugroho Yuditomo menyampaikan bahwa penerapan perizinan berbasis risiko merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap para pelaku usaha di sektor pertambangan dapat lebih memahami dan mematuhi regulasi yang ada, sehingga dapat menciptakan lingkungan usaha yang lebih baik dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut Kepala Cabang Dinas ESDM Kabupaten Sumbawa menyampaikan mengenai aspek perizinan dalam usaha pertambangan, khususnya yang berkaitan dengan komoditas bukan logam dan batuan.
"Usaha pertambangan komoditas ini mencakup bahan-bahan seperti pasir, batu, tanah liat, dan sejenisnya yang sering digunakan dalam pembangunan dan industri lainnya," Jelasnya.
Para peserta bimtek dan sosialisasi ini juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung mengenai berbagai isu terkait perizinan dan operasional di lapangan, yang diharapkan dapat membantu mereka dalam menjalankan usaha dengan lebih baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Acara ini mendapat apresiasi positif dari para pelaku usaha yang hadir, yang merasa terbantu dengan informasi dan bimbingan yang diberikan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh pelaku usaha di sektor pertambangan selalu mendapatkan informasi terkini mengenai regulasi dan kebijakan yang harus diikuti. (ysppid)
Artikel Terpopuler
1
Perizinan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara Pasca Terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020
13 Agu 2020 / 26159x dilihat
2
3
Pembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
02 Nov 2020 / 6965x dilihat
4
Pemanfaatan Energi Terbarukan Melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop
01 Des 2020 / 6221x dilihat
5
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha Pertambangan di Kabupaten Lombok Timur
23 Feb 2021 / 3115x dilihat
Artikel Lainnya
Lihat SemuaPembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
oleh Administrator / 02 Nov 2020
