- Oleh Administrator
- - Nov 24, 2024
- - Berita
BPH Migas, Pertamina, dan ESDM NTB Pastikan BBM Bersubsidi Tepat Sasaran dan Aman di Lombok Timur
Lombok Timur, 21 November 2024 – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga NTB, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat, serta Bidang Metrologi Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur melakukan kunjungan kerja ke dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Rabu (21/11). Kunjungan tersebut menyasar SPBUN Tanjung Luar dan SPBU Rarang dengan fokus pada pengawasan distribusi dan kualitas BBM bersubsidi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, tetap memenuhi standar kualitas dan didistribusikan secara tepat sasaran. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah implementasi sistem pembelian BBM bersubsidi menggunakan QR Code, yang dirancang untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi distribusi.
“Kami ingin memastikan BBM bersubsidi yang dijual kepada masyarakat, khususnya nelayan, tidak hanya berkualitas tetapi juga didistribusikan dengan mekanisme yang transparan,” ujar Saleh Abdurrahman, Anggota Komite BPH Migas.
Selain itu, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi ketersediaan stok BBM menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Berdasarkan hasil pemantauan, stok BBM di wilayah Lombok Timur dipastikan aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim libur akhir tahun.
Saleh menambahkan bahwa aspek lain yang menjadi sorotan dalam pengawasan adalah keakuratan pengukuran kuantitas BBM dan kadar air di tangki timbun SPBU. “Secara umum, kami melihat semua berjalan sesuai standar yang ditentukan dalam surat keputusan Dirjen Migas,” jelas Saleh.
Kepala Dinas ESDM NTB, H. Sahdan, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara BPH Migas, Pertamina, dan pemerintah daerah. H. Sahdan menekankan pentingnya pengawasan rutin untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi yang tepat sasaran, khususnya bagi sektor-sektor prioritas seperti perikanan dan transportasi.
“Pengawasan seperti ini harus terus dilakukan. Sinergi ini sangat penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya,” ungkap Sahdan.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Retail NTB, Agung Kaharesa Wijaya, yang menjelaskan bahwa pemantauan stok BBM bersubsidi maupun non-subsidi di Nusa Tenggara Barat dilakukan baik secara digital maupun langsung di lapangan. “Alhamdulillah, stok BBM bersubsidi dan non-subsidi di Nusa Tenggara Barat terjaga dengan baik. Dari sisi kualitas dan kuantitas, semua sesuai dengan yang diharapkan,” jelas Agung.
Dengan pengawasan yang intensif dan ketersediaan stok yang terjamin, masyarakat Lombok Timur diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lancar, terutama dalam menyambut libur akhir tahun.
Penulis: Yudi Sutowibowo
Redaktur: Niken Arumdati
Konten ini dapat disiarkan ulang dengan mencantumkan sumber: desdm.ntbprov.go.id.
Artikel Terpopuler
1
Perizinan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara Pasca Terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020
13 Agu 2020 / 26159x dilihat
2
3
Pembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
02 Nov 2020 / 6965x dilihat
4
Pemanfaatan Energi Terbarukan Melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop
01 Des 2020 / 6221x dilihat
5
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha Pertambangan di Kabupaten Lombok Timur
23 Feb 2021 / 3114x dilihat
Artikel Lainnya
Lihat SemuaPembersihan sumur bor menggunakan udara bertekanan
oleh Administrator / 02 Nov 2020
