Kunjungan Gubernur NTB ke PLTS Komunal di KTM Labangka Kab. Sumbawa

Testimoni Penerima Bantuan Sumur Bor di Desa Sampar Goal, Kec. Lunyuk, Kab. Sumbawa

Link Terkait



Lebih detail kontak
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Pengumuman

Statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterSekarang22
mod_vvisit_counterKemarin50
mod_vvisit_counterMinggu ini96
mod_vvisit_counterMinggu lalu302
mod_vvisit_counterBulan ini1065
mod_vvisit_counterBulan lalu1625
mod_vvisit_counterSeluruhnya181756

We have: 2 guests online
IP anda: 54.90.119.59
 , 
Today: Feb 20, 2018

Jadwal Sholat

DESDM.NTBPROV.GO.ID

PEMBAHASAN RENCANA UMUM ENERGI DAERAH (RUED) DAN PROPOSAL KERJASAMA DENMARK

Provinsi Nusa Tenggara Barat termasuk 3 (tiga) daerah terdepan terkait penyusunan Rencana Umum Daerah. Menurut Dewan Energi Nasional, pemodelan LEAP yang digunakan oleh Provinsi NTB untuk menentukan proyeksi pasokan dan kebutuhan energi akan dijadikan best practice bagi daerah-daerah lain di Indonesia yang saat ini sedang menyusun Rencana Umum Energi Daerah (RUED-P). 

Gambar 1. Saat Rapat Pembahasan RUED Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Proposal Kerjasama Denmark

Dalam rapat yang dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2018 di Mataram yang dipimpin oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB Ir. Muhammad Husni, M.Si, Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Dr. Ir. Saleh Abdurrahman, M.Sc menyampaikan bahwa paling lambat setahun setelah Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) ditetapkan, RUED-P sudah harus selesai. RUED Provinsi Nusa Tenggara Barat sendiri telah selesai disusun pada tahun 2017 dan telah melalui proses uji publik pada tanggal 24 Mei 2017 di Hotel Santika Mataram. Jika tidak ada aral melintang, diharapkan RUED Provinsi Nusa Tenggara Barat akan menjalani pembahasan oleh DPRD Provinsi NTB dan dilegalkan menjadi Peraturan Daerah tahun ini.

Selain membahas tentang progress RUED Provinsi NTB, Dewan Energi Nasional juga membawa serta delegasi dari Danish Energy Agency dan Kedutaan Besar Kerajaan Denmark. Kedatangan delegasi tersebut bertujuan untuk menawarkan kerjasama di bidang energi dengan hasil akhir berupa pemodelan secara lebih mendetail skenario energi daerah dengan kondisi seratus persen energi terbarukan hingga fasilitasi peluang investasi di bidang energi terbarukan dan studi dampaknya terhadap stabilitas grid PLN. Rapat kemudian ditutup dengan kunjungan lapangan ke PLTMH Pengga di Desa Plambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. PLTMH Pengga memiliki kapasitas terpasang 400 kW yang menyuplai ke jaringan 20 kV milik PT. PLN (Persero). Dibangun pada tahun 1994 oleh Kementerian Pekerjaan Umum, PLTMH ini masih berfungsi dengan baik hingga saat ini.


Penulis : Niken Arumdati, ST, M.Sc

 

Pergub NTB No 63 Tahun 2017 tentang Penetapan Nilai Perolehan Air Tanah Untuk Perhitungan Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Tanah



 

PLTMH TEPAL MENANG PENGHARGAAN ENERGI TINGKAT ASIA TENGGARA


Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Tepal memenangkan penghargaan ASEAN Energy Award untuk kategori Local Grid dalam perhelatan yang digelar di Pasay City pada tanggal 27 September 2017. PLTMH Tepal terletak di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Kabupeten Sumbawa, dibangun pada tahun 2013 oleh Kementerian Koperasi dan UKM dengan kapasitas 40 kW, PLTMH ini dikelola oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) Puncak Ngengas yang juga menjalankan usaha produktif pengolahan kopi organik. Kopi organik yang diproduksi oleh KSU Puncak Ngengas berasal dari jenis kopi robusta dan kopi arabika. Adapun pilihan produknya bervariasi dari kopi bubuk, roasted bean dan green bean. Kopi ini ditanam secara organik dan proses pengolahan hingga pengemasannya menggunakan energi bersih yang bebas emisi dari PLTMH Tepal. Semoga penghargaan ini dapat memberikan motivasi bagi pengelola PLTMH Tepal untuk terus berkarya ke depannya.


Penulis : Niken Arumdati, ST, M.Sc.

 

LAYANAN PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN PLTS SEMAKIN DEKAT KE PENGGUNANYA

Nusa Tenggara Barat akan menjadi provinsi pertama yang memiliki layanan pemeliharaan dan perbaikan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Terpusat yang terjangkau atau yang disebut dengan Unit Layanan Teknis (Local Support Center). Digelar pada tanggal 4-6 Desember 2017 di Mataram, perusahaan lokal di sektor ketenagalistrikan, mahasiswa keteknikan dan siswa kejuruan berkumpul di sebuah pelatihan mengenai layanan pemeliharaan dan perbaikan untuk PLTS Terpusat. Pelatihan ini bertujuan untuk menyiapkan teknisi-teknisi lokal dengan keterampilan dan pengetahuan baru, khususnya terkait PLTS Terpusat. Dalam pelatihan yang berlangsung selama 2 (dua) hari, 20 teknisi lokal dari tujuh perusahaan kelistrikan, bersama dengan 30 siswa/mahasiswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Universitas Mataram dan Universitas Teknologi Sumbawa belajar mengenai dasar-dasar dari teknologi PLTS Terpusat, termasuk cara penanganan kebutuhan akan pemeliharaan dan penyelesaian masalah-masalah teknis. Selanjutnya pada hari ketiga, peserta yang terpilih mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pelatihan di lapangan pada dua sistem PLTS Terpusat di Kabupaten Lombok Utara.

Gambar 1. Pelatihan Pemeliharaan dan Perbaikan PLTS Terpusat untuk Teknisi Lokal di Hotel Santika

Gambar 2. Studi Lapangan di PLTS Terpusat Penggadungan, Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara

Unit Layanan Teknis merupakan rangkaian kegiatan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan GIZ dalam mengembangkan sebuah model pengelolaan pembangkit listrik, khususnya PLTS Terpusat. Adapun kegiatan pelatihan ini bertujuan mencari mitra lokal yang potensial untuk bekerja sama dengan TML Energy, sebuah perusahaan rekayasa, pengadaan dan konstruksi (EPC) dengan pengalaman membangun banyak PLTS Terpusat di seluruh Indonesia, baik dari pendanaan yang berasal dari Pemerintah maupun swasta. Kerjasama ini bertujuan untuk menyediakan layanan bagi PLTS terpusat yang terpasang di Nusa Tenggara Barat, dimulai dari layanan pemeliharaan dan perbaikan. Inisiatif ini sangat penting sejak Pemerintah Indonesia mendorong penggunaan energi surya untuk digunakan oleh daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan akses terhadap layanan listrik dasar. Hingga saat ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah membangun hampir 600 instalasi PLTS Terpusat dengan kapasitas terkecil 15 kWp. Sistem-sistem tersebut dipasang di wilayah-wilayah perdesaan terpencil dan dikelola oleh masyarakat di sekitarnya.

Belajar dari pengalaman dalam mendukung kelistrikan desa di Indonesia, rendahnya akses terhadap layanan keteknikan telah menjadi hambatan yang besar untuk dapat menjaga agar sistem energi terbarukan dapat terus berjalan secara berkesinambungan. Partisipasi aktif dari teknisi lokal akan mendorong perbaikan dari situasi yang kurang menguntungkan ini. Melalui kerjasama antara Deutsche Gesselschaft fur Internationale Zusammernabeit (GIZ) GmbH dan TML Energy yang dimulai sejak bulan September 2016, diharapkan bahwa praktisi lokal dapat secara aktif melestarikan fasilitas PLTS Terpusat di Nusa Tenggara Barat. 

Penulis : Niken Arumdati, ST, M.Sc

 

MENUNJANG KEBERLANJUTAN PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS ENERGI TERBARUKAN DENGAN MODEL PENGELOLAAN BERBASIS KOPERASI

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan keberlanjutan Program Pengembangan dan Pemanfaatan Energi yang mencakup pembangunan pembangkit listrik Off Grid untuk masyarakat di daerah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bekerjasama dengan GIZ untuk mengembangkan sebuah model pengelolaan pembangkit listrik, khususnya PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Komunal, berbasis koperasi. Dimana salah satu kegiatannya adalah memberikan pelatihan untuk mendukung :

        1. Pembentukan koperasi;
        2. Pengembangan kapasitas teknis PLTS;
        3.  Pengembangan usaha perdesaan.

Untuk memperkuat kapasitas teknis masyarakat setempat dalam mengelola pembangkit listrik dan menginisiasi berkembangnya usaha perdesaan berbasis komoditas lokal, dilaksanakan beberapa pelatihan bisnis pengolahan komoditas lokal dan pengelolaan PLTS Komunal yang dilaksanakan selama 5 (lima) hari masing-masing di 2 (dua) lokasi yaitu di Dusun Penggadungan, Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara pada tanggal 7 September s/d 11 September 2017 dan di Dusun Arung Santek, Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa pada tanggal 25 September s/d 29 September 2017. Kedua pelatihan tersebut selain diikuti oleh operator dan pengurus PLTS Komunal, juga terdapat kelompok perempuan, kelompok simpan pinjam dan kelompok usaha lainnya yang akan terlibat dalam pembentukan koperasi di masing-masing lokasi.

Pelatihan Kewirausahaan dan Pemeliharaan PLTS Komunal di Dusun Penggadungan, Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara

Pelatihan Kewirausahaan dan Pemeliharaan PLTS Komunal di Dusun Arung Santek, Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa

Sementara itu, GIZ juga tengah mengkaji pembentukan Local Support Center yang akan bekerja sama dengan koperasi yang akan dibentuk.  Tujuan pembentukan Local Support Center  yaitu untuk mempermudah akses masyarakat jika terjadi kerusakan pada PLTS Komunal. Local Support Center selain menyediakan suku cadang, juga menyediakan layanan konsultasi dan jasa teknisi lokal yang bekerjasama dengan Universitas setempat.

Penulis : Niken Arumdati

 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 1 of 3

MENUNJANG KEBERLANJUTAN PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS ENERGI TERBARUKAN DENGAN MODEL PENGELOLAAN BERBASIS KOPERASI

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan keberlanjutan Program Pengembangan dan Pemanfaatan Energi yang mencakup pembangunan pembangkit listrik Off Grid untuk masyarakat di daerah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bekerjasama dengan GIZ untuk mengembangkan sebuah model pengelolaan pembangkit listrik, khususnya PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Komunal, berbasis koperasi. Dimana salah satu kegiatannya adalah memberikan pelatihan untuk mendukung :Pembentukan koperasi;Pengembangan kapasitas teknis PLTS; Pengembangan usaha perdesaan.Untuk memperkuat kapasitas teknis masyarakat setempat dalam mengelola pembangkit listrik dan menginisiasi berkembangnya usaha perdesaan berbasis komoditas lokal, dilaksanakan beberapa pelatihan bisnis pengolahan komoditas lokal dan pengelolaan PLTS Komunal yang dilaksanakan selama 5...


Selengkapnya...

Inspektur Tambang

Jabatan Fungsional Inspektur Tambang dan Angka Kreditnya dan Penjelasan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK)Inspektur tambang adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak untuk melakukan inspeksi tambang. Peraturan yang dapat anda download di bagian bawah tulisan ini tentang Jabatan fungsional Inspektur tambang dan angka kreditnya yang mencakup: Pengertian jabatan fungsional Inspektur tambang.Rincian kegiatan jabatan fungsional Inspektur tambang dan angka kreditnya.Jumlah angka kredit kumulatif minimal untuk pengangkatan dan kenaikan jabatan/pangkat jabatan fungsional Inspektur tambangRumpun jabatan, kedudukan, dan tugas pokokUnsur dan sub unsur kegiatanJenjang jabatan dan pangkatRincian kegiatan yang...


Selengkapnya...

RINGKASAN DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARATDOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD )Dinas Energi dan Sumber Daya MineralTAHUN ANGGARAN 2017


Selengkapnya...
Anda berada di: Home
Joomla extensions by Siteground Hosting